Cerita ini terjadi saat aku masih duduk di salah satu SMA di kota metropolitan, panggil saja aku Eliza, Waktu itu, aku duduk di kelas 2 SMA swasta yang amat terkenal di Surabaya. Aku seorang Chinese, tinggi 157 cm, berat 45 kg, rambutku hitam panjang sepunggung. Kata orang orang, wajahku cantik dan tubuhku sangat ideal. Namun karena inilah aku mengalami malapetaka di hari Sabtu, tanggal 18 Desember. Seminggu setelah perayaan ultahku yang ke 17 ini, dimana aku akhirnya mendapatkan SIM karena sudah cukup umur, maka aku ke sekolah dengan mengendarai mobilku sendiri, mobil hadiah ultahku. Sepulang sekolah, jam menunjukkan waktu 18:30 (aku sekolah siang, jadi pulangnya begitu malam), aku merasa perutku sakit, jadi aku ke WC dulu. Karena aku bawa mobil sendiri, jadi dengan santai aku buang air di WC, tanpa harus kuatir merasa sungkan dengan sopir yang menungguku. Tapi yang mengherankan dan sekaligus menjengkelkan, aku harus bolak balik ke wc sampai 5 kali, mungkin setelah tak ada lagi yang bisa dikeluarkan, baru akhirnya aku berhenti buang air. Namun perutku masih terasa mulas. Maka aku memutuskan untuk mampir ke UKS sebentar dan mencari minyak putih. Sebuah keputusan fatal yang harus kubayar dengan kesucianku.
Kenikmatan Seorang Lili
Ini terjadi saat aku sama teman aku lagi Clubbing dengan teman-temanku Iwan dan Are, aku berkenalan dengan seorang pengusaha malaysia di Pub Malem TVRN di senuah Hotel mewah di Medan. Bang Fandi begitulah namanya menawarkan minuman kepada kami, dan kebetulan disana sudah ada dua cewek cantik yang akhirnya ku kenal dengan nama Fitri dan Lili.
Dari awalnya aku sudah tertarik dengan Lili, cewek yang berhidung mancung, cantik putih dan berbadan cukup indah. sementara Fitri kulihat sedang bercengkrama dengan Are.
Kamipun ngobrol ngalor ngidul, dan minum sampe setengah sadar. Tapi karena aku orangnya susah mabok, maka long island ataupun minuman yg laein bagaikan orange juice saja buatku.
Dari awalnya aku sudah tertarik dengan Lili, cewek yang berhidung mancung, cantik putih dan berbadan cukup indah. sementara Fitri kulihat sedang bercengkrama dengan Are.
Kamipun ngobrol ngalor ngidul, dan minum sampe setengah sadar. Tapi karena aku orangnya susah mabok, maka long island ataupun minuman yg laein bagaikan orange juice saja buatku.
Ngentot dengan Kakak Mantan Pacarku
Panggil saja aku Ditto, 28 tahun. Aku sekarang tinggal di Australia dan bekerja di perusahaan IT industry group yang cukup terpandang di sini. Aku hidup di negara kangguru ini lebih dari 10 tahun lama-nya. Sejak tamat dari SMA di salah satu kota di Jawa, orang tua-ku langsung mengirimku untuk menimba ilmu di sini.
Marital status aku sementara ini masih belum menikah, setelah lebih dari 2 tahun lama-nya aku putus hubungan dengan pacar terakhirku. Hubungan kami telah berlangsung lebih dari 5 tahun di Australia, dan terakhir kami sempat menjalankan hubungan jarak jauh (long distance relationship) hampir 6 bulan lama-nya (Indo – Australia), sampai kami sadar bahwa jalan hidup yang kami pilih telah berbeda. Kami putus dengan baik-baik, dan saling menghormati pilihan kami masing-masing. Namun harus aku akui bahwa perasaan sedih, sakit, kecewa, dan kehilangan pastilah ada sejak itu. Tapi sekarang aku dan dia sudah ‘move-on’, and get over with it. Aku sekarang lebih menfokuskan diri-ku terhadap karir, dan juga rencana masa depan aku.
Marital status aku sementara ini masih belum menikah, setelah lebih dari 2 tahun lama-nya aku putus hubungan dengan pacar terakhirku. Hubungan kami telah berlangsung lebih dari 5 tahun di Australia, dan terakhir kami sempat menjalankan hubungan jarak jauh (long distance relationship) hampir 6 bulan lama-nya (Indo – Australia), sampai kami sadar bahwa jalan hidup yang kami pilih telah berbeda. Kami putus dengan baik-baik, dan saling menghormati pilihan kami masing-masing. Namun harus aku akui bahwa perasaan sedih, sakit, kecewa, dan kehilangan pastilah ada sejak itu. Tapi sekarang aku dan dia sudah ‘move-on’, and get over with it. Aku sekarang lebih menfokuskan diri-ku terhadap karir, dan juga rencana masa depan aku.
Jepitan Nikmat Memek Tante Girang
Ringkasan ini tidak tersedia. Harap
klik di sini untuk melihat postingan.
Lemas Puas..ah.a..a..ahhh
Saat itu, aku mengantarkan istriku di sebuah seminar dua hari di sebuah hotelberbintang dan aku menginap di suatu penginapan di kota itu, untuk menghemat ongkos kamarnya cukup bagus dan kamar yang tersisa hanya kamar double beds. Istriku ditunjuk sebagai wakil dosen di universitasnya dan rencananya seminar itu akan siadakan dua hari dimana dimuali pukul 8 pagi sampai pukul 2 siang.
IstrIku yang bahenol saat itu mengenakan blaser kuning berleher rendah sehingga kedua payudara montoknya tampak dari balik blaser kuningnya dan tampak remang remang puting susu istriku di balik blasernya karena saat itu istriku yang sudah berumur 40 tahun memakai BH tipis dan pantat bahenolnya begitu menggoda saat berjalan dengan goyangannya karena istriku memakai rok span elastis hitam walaupun perutnya sudah tak kecil lagi dan memakai sepatu bertumit tinggi.
IstrIku yang bahenol saat itu mengenakan blaser kuning berleher rendah sehingga kedua payudara montoknya tampak dari balik blaser kuningnya dan tampak remang remang puting susu istriku di balik blasernya karena saat itu istriku yang sudah berumur 40 tahun memakai BH tipis dan pantat bahenolnya begitu menggoda saat berjalan dengan goyangannya karena istriku memakai rok span elastis hitam walaupun perutnya sudah tak kecil lagi dan memakai sepatu bertumit tinggi.
Langganan:
Postingan (Atom)